Crucial menghadapi sorotan setelah seorang konsumen mengaku gagal mendapatkan layanan Return Merchandise Authorization (RMA) untuk produk RAM miliknya. Konsumen tersebut justru mendapat tawaran pengembalian dana berdasarkan harga yang tercantum pada invoice pembelian.
Kasus ini muncul setelah Micron menghentikan bisnis RAM konsumen melalui merek Crucial. Sebelumnya, Crucial menyatakan tetap menjalankan layanan RMA untuk produk yang sudah beredar. Namun, laporan terbaru dari pengguna Reddit menunjukkan adanya kendala dalam proses tersebut.
Konsumen Crucial Gagal Mendapatkan Penggantian RAM Rusak
Seorang pengguna Reddit dengan nama u/Forsaken_Bet3568 membagikan pengalaman ketika mengajukan klaim garansi untuk RAM DDR5 SO-DIMM miliknya. Crucial sebelumnya menerima produk tersebut untuk menjalani proses pemeriksaan.
Namun, perusahaan kemudian menolak permintaan RMA dan tidak mengembalikan modul RAM yang mengalami kerusakan tersebut kepada pemiliknya. Sebagai gantinya, Crucial menawarkan refund berdasarkan nilai yang tercantum dalam invoice pembelian.
Kebijakan tersebut menimbulkan persoalan karena harga RAM telah mengalami kenaikan signifikan sejak konsumen membeli produk tersebut. Berdasarkan laporan pengguna, harga RAM yang sama kini mencapai sekitar lima kali lipat dari harga ketika ia melakukan pembelian.
Akibatnya, refund berdasarkan invoice tidak mampu memberikan nilai yang setara dengan harga produk saat ini. Kondisi tersebut membuat konsumen merasa dirugikan karena ia tidak memperoleh penggantian produk maupun dana yang cukup untuk membeli RAM dengan spesifikasi serupa.
Kepergian Micron dari Pasar Konsumen Memicu Kekhawatiran RMA
Kasus tersebut turut memperbesar kekhawatiran mengenai keberlangsungan layanan purnajual produk Crucial setelah Micron keluar dari bisnis konsumen. Perusahaan kini mengarahkan fokus bisnisnya pada kebutuhan industri kecerdasan buatan atau AI.
Situasi tersebut membuat konsumen mempertanyakan bagaimana Crucial akan menangani klaim garansi produk yang masih beredar. Pengguna yang mengalami kerusakan juga menghadapi risiko memperoleh refund berdasarkan harga pembelian lama ketika harga komponen sudah melonjak.
Karena itu, konsumen dalam kasus tersebut menyarankan pemilik RAM Crucial mempertimbangkan jalur garansi melalui penjual tempat mereka membeli produk. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi alternatif ketika proses RMA langsung melalui Crucial mengalami kendala.
