Esports Foundation menunda pelaksanaan Esports Nations Cup (ENC) yang semula dijadwalkan berlangsung pada 2026. Turnamen esports berbasis tim nasional tersebut kini akan berlangsung pada November 2027.
Esports Foundation mengambil keputusan itu setelah mengevaluasi kondisi wilayah yang dinilai belum memberikan kepastian. Penyelenggara berharap perubahan jadwal dapat memberikan stabilitas bagi tim nasional, penerbit game, mitra, serta penggemar esports.
CEO Esports Foundation Ralf Reichert mengatakan pihaknya perlu memastikan penyelenggaraan perdana ENC berlangsung dalam situasi yang tepat. Penyelenggara juga ingin menjaga standar kualitas yang telah mereka tetapkan untuk kompetisi tersebut.
Esports Foundation Menyiapkan Kalender Baru untuk ENC
Esports Foundation akan berkoordinasi dengan mitra tim nasional, publisher game, dan berbagai pemangku kepentingan dalam beberapa pekan ke depan. Mereka akan menyusun kembali kalender kompetisi sekaligus menjelaskan perubahan jalur kualifikasi dan dampak penundaan bagi peserta.
Sebelum mengalami penundaan, penyelenggara menjadwalkan ENC berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 2-29 November 2026. Turnamen tersebut juga menawarkan total hadiah mencapai USD 45 juta.
ENC menghadirkan konsep berbeda karena para pemain akan memperkuat tim nasional, bukan klub masing-masing. Penyelenggara membagi dana USD 45 juta ke dalam beberapa kebutuhan, termasuk hadiah pemain dan pelatih, insentif bagi klub, serta pengembangan tim nasional.
ENC Membagi Dana untuk Pemain, Klub, dan Tim Nasional
Penyelenggara mengalokasikan USD 20 juta untuk pemain dan pelatih. Mereka juga menyediakan USD 5 juta sebagai insentif bagi klub esports yang memberikan izin kepada pemain profesionalnya untuk memperkuat tim nasional.
Sementara itu, ENC Development Fund menyiapkan USD 20 juta untuk mendukung mitra resmi tim nasional. Dana tersebut mencakup kebutuhan logistik, perjalanan, operasional, promosi tim nasional, serta pengembangan program jangka panjang.
Selain skema pendanaan tersebut, ENC juga menetapkan hadiah berdasarkan peringkat di setiap game. Pemain yang meraih posisi pertama dalam kategori solo maupun tim akan mendapatkan USD 50 ribu. Posisi kedua memperoleh USD 30 ribu, sedangkan peringkat ketiga menerima USD 15 ribu.
Penundaan ini membuat persiapan tim nasional esports, termasuk Indonesia, harus menyesuaikan kembali rencana mereka. Esports Foundation akan memberikan informasi terbaru mengenai jadwal dan mekanisme kompetisi setelah proses evaluasi bersama para mitra selesai.
