Jakarta – Kuaishou Gaming berhasil merebut gelar juara Honor of Kings World Cup (KWC) 2026 setelah mengalahkan AG.AL International dengan skor 4-3 pada Grand Final di Paris, Prancis, 8 Agustus 2026.
Kuaishou Gaming harus melewati pertandingan ketat untuk mengamankan trofi. Kemenangan tersebut sekaligus menggagalkan ambisi AG.AL mempertahankan gelar juara setelah sebelumnya mereka memenangkan KWC 2025 dengan menundukkan TT Global melalui skor yang sama, 4-3.
Kuaishou Gaming Mengamankan Hadiah Juara KWC 2026
Kuaishou Gaming tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memperoleh hadiah terbesar dari total prize pool KWC 2026 yang mencapai USD 3,025 juta. Sang juara menerima USD 600 ribu, sedangkan AG.AL sebagai runner-up mendapatkan USD 360 ribu.
Geekay Esports menempati peringkat ketiga dengan hadiah USD 280 ribu. ROC Esports berada di posisi keempat dan menerima USD 200 ribu.
Aurora Gaming, Team Vitality, Virtus.pro, dan Team Nemesis masing-masing mengantongi USD 150 ribu. Sementara itu, Blacklist International, Influence Rage, Buriram United Esports, dan Boom Esports memperoleh USD 110 ribu.
Tiga Tim Indonesia Menyelesaikan KWC 2026
Indonesia mengirimkan tiga wakil ke KWC 2026, yaitu Team Vitality, Team Nemesis, dan OG Esports. Dari ketiga tim tersebut, Team Vitality mencatatkan posisi terbaik dengan menempati peringkat keenam.
Team Nemesis menyelesaikan turnamen di peringkat kedelapan. Sementara itu, OG Esports harus puas berada di posisi ke-20 atau posisi terakhir.
Meski belum mampu membawa pulang gelar juara, ketiga wakil Indonesia tetap mendapatkan hadiah berdasarkan posisi akhir mereka. Team Vitality dan Team Nemesis masing-masing menerima USD 150 ribu, sedangkan OG Esports memperoleh USD 40 ribu.
Selain hadiah untuk tim, penyelenggara juga memberikan penghargaan kepada JuHao dari Kuaishou Gaming sebagai Final MVP. Ia menerima hadiah tambahan sebesar USD 25 ribu.
KWC 2026 Mengisi Rangkaian Esports World Cup
KWC 2026 menjadi salah satu kompetisi yang berlangsung dalam rangkaian Esports World Cup (EWC) 2026. Selain Honor of Kings, penyelenggara juga menghadirkan turnamen Mobile Legends Mid Season Cup (MSC) 2026 serta kompetisi internasional Free Fire.
Keberhasilan Kuaishou Gaming menutup persaingan KWC 2026 sekaligus menempatkan tim asal China tersebut sebagai penguasa baru Honor of Kings setelah mengakhiri upaya AG.AL untuk mempertahankan mahkota juara.
