PUBG Mobile World Cup atau PMWC 2026 akan segera bergulir sebagai salah satu turnamen utama dalam Esports World Cup (EWC) 2026. Sebanyak 32 tim dari berbagai negara akan bersaing untuk merebut gelar juara sekaligus hadiah besar yang mencapai USD 3,025 juta atau sekitar Rp54,1 miliar.
Indonesia mengirimkan RRQ Ryu dan Team Vitality ke kompetisi tersebut. RRQ Ryu mengamankan posisi ketiga SEA Point Race dengan 26 poin, sedangkan Team Vitality berada di posisi berikutnya dengan 23 poin setelah mengikuti PMGO SEA S1 dan PMGO S1.
Persaingan kawasan Asia Tenggara juga melibatkan Team Flash dari Vietnam yang mengoleksi 69 poin serta eArena dari Thailand dengan 58 poin. Selain itu, sejumlah tim dari Pakistan, Nepal, Mongolia, Irak, Turki, Brasil, China, Afrika Selatan, Korea Selatan, India, Jepang, dan Myanmar turut ambil bagian.
PMWC 2026 Menjalankan Tiga Tahap Kompetisi
PMWC 2026 akan berlangsung melalui tiga tahap, yakni Group Stage pada 6-9 Agustus, Survival Stage pada 11-12 Agustus, serta Grand Final pada 14-16 Agustus 2026.
Ke-32 peserta terbagi ke dalam Grup A dan Grup B. RRQ Ryu menghuni Grup A, sedangkan Team Vitality bergabung di Grup B. Setiap grup berisi 16 tim yang akan berjuang mengamankan tiket menuju babak berikutnya.
Pada Group Stage, lima tim teratas dari setiap grup langsung melaju ke Grand Final. Sementara itu, tim yang menempati posisi keenam hingga ke-13 harus melewati Survival Stage. Adapun tiga tim terbawah dari masing-masing grup langsung tersingkir.
PMWC 2026 Menawarkan Hadiah Rp54,1 Miliar
Penyelenggara menyediakan total hadiah USD 3,025 juta. Group Stage mendapatkan alokasi USD574 ribu, Survival Stage menyediakan USD152 ribu, sedangkan Grand Final memperebutkan hadiah terbesar senilai USD1,7 juta.
Pada Grand Final, juara akan menerima USD500 ribu. Posisi kedua mendapatkan USD250 ribu, sementara peringkat ketiga memperoleh USD150 ribu. Hadiah kemudian terus diberikan hingga tim yang menempati posisi ke-16.
Survival Stage Menentukan Enam Finalis Tambahan
Survival Stage akan mempertemukan 16 tim dalam maksimal 12 pertandingan. Hanya enam tim terbaik dari fase tersebut yang berhak menyusul peserta lainnya ke Grand Final.
Selanjutnya, Grand Final akan memainkan maksimal 18 game dengan enam pertandingan setiap harinya. Pada hari terakhir, penyelenggara menerapkan Smash Rule untuk menentukan juara.
Aturan tersebut memungkinkan tim yang sudah mencapai Match Point menjadi juara jika mereka memenangkan pertandingan berikutnya dengan meraih Winner Winner Chicken Dinner. Dengan mekanisme itu, tim dengan jumlah poin tertinggi belum tentu otomatis menjadi juara.
