Bungie Menunda Update Destiny 2 Shadow and Order Jelang Rilis Marathon

Bungie dikabarkan menunda perilisan update Destiny 2: Shadow and Order yang sebelumnya dijadwalkan meluncur pada 2 Maret 2026. Kabar ini langsung menarik perhatian komunitas, mengingat update tersebut diproyeksikan sebagai konten besar penutup musim Year of Prophecy. Meski antusiasme pemain masih tinggi, perubahan jadwal ini memunculkan tanda tanya terkait strategi rilis Bungie di awal 2026.
Informasi penundaan ini pertama kali disampaikan oleh jurnalis Forbes, Paul Tassi. Ia mengungkap bahwa Bungie telah menggeser update Destiny 2 bulan Maret tanpa memberikan tanggal rilis baru. Hingga kini, Bungie belum merilis pernyataan resmi, namun sumber internal menyebutkan bahwa perubahan jadwal tersebut bersifat disengaja dan berkaitan dengan proyek lain yang tengah dipersiapkan.
Bungie Mengalihkan Fokus ke Peluncuran Marathon
Alasan utama di balik penundaan Shadow and Order diyakini berkaitan langsung dengan rencana rilis Marathon. Bungie telah mengonfirmasi bahwa game extraction shooter tersebut akan meluncur pada 5 Maret 2026. Dengan jarak rilis yang sangat berdekatan, Bungie tampaknya memilih untuk menghindari benturan perhatian antara dua judul besarnya.
Keputusan ini menunjukkan upaya Bungie dalam mengatur momentum pemasaran agar Marathon mendapatkan sorotan maksimal saat peluncuran. Untuk mendukung strategi tersebut, Bungie juga menyiapkan konten crossover spesial berupa emote Waiting for Exfil, Modern MIDA Multi-Tool, serta Silkworm Weave Shader yang menghubungkan kedua game.
Penundaan Shadow and Order Menjadi Penutup Musim Year of Prophecy
Shadow and Order direncanakan sebagai update besar terakhir Destiny 2 di musim Year of Prophecy, yang telah berjalan sejak event in-game Rite of the Nine pada Mei 2025. Karena itu, penundaan ini cukup berdampak bagi pemain yang menantikan penutup cerita dan konten musim tersebut.
Meski mengecewakan sebagian komunitas, langkah Bungie ini dinilai masuk akal dari sisi bisnis dan pengembangan. Dengan waktu tambahan, Bungie berpeluang memastikan kualitas update Destiny 2 tetap optimal tanpa harus berbagi fokus dengan peluncuran Marathon.
