Arteezy dan Qojqva Memicu Perdebatan Lewat Tier List Carry Terbaik Dota 2 Sepanjang Masa

Arteezy dan Qojqva Menyusun Tier List Carry dalam Video Kolaborasi Team Liquid
Artour “Arteezy” Babaev dan Max “Qojqva” Bröcker merilis tier list carry terbaik sepanjang sejarah Dota 2 melalui video kolaborasi bersama Team Liquid pada 6 Februari 2026. Keduanya menyusun 25 pemain posisi satu ke dalam lima tier, mulai dari S-Tier hingga D-Tier, dengan maksimal lima pemain per kategori. Penilaian ini sepenuhnya subjektif dan berlandaskan pengalaman profesional, konsistensi performa, dampak dalam tim, serta pencapaian karier.
Yatoro Memimpin S-Tier sebagai Carry Terbaik Sepanjang Masa
Kategori S-Tier menampilkan Illya “Yatoro” Mulyarchuk, Oliver “skiter” Lepko, Lasse “MATUMBAMAN” Urpalainen, Wang “Ame” Chunyu, dan Amer “Miracle-” Al-Barkawi. Arteezy dan Qojqva sepakat menempatkan Yatoro sebagai standar emas carry modern berkat fleksibilitas hero, konsistensi, dan performa dominan di The International. Ame tetap masuk S-Tier meski belum menjuarai TI, sementara MATUMBAMAN dipuji karena daya tahan karier dan adaptasi meta.
A-Tier Menunjukkan Mesin Kemenangan yang Konsisten
A-Tier diisi Michael “miCKe” Vu, ana, Satanic, Pure, dan Crystallis. MiCKe dinilai hampir melampaui Miracle-, sedangkan ana diposisikan sebagai tolok ukur berkat dua gelar TI. Arteezy menyebut performa ana di TI9 murni hasil kemampuan individu. Satanic dipandang memiliki potensi besar, Pure dinilai fluktuatif, dan Crystallis dianggap konsisten meningkatkan performa tim.
B-Tier dan C-Tier Menampilkan Talenta Kuat dengan Catatan
B-Tier memuat RAMZES666, EternaLEnVy, Arteezy, Nightfall, dan Yuma. RAMZES666 diakui pernah berada di puncak, sementara Arteezy menilai dirinya berada di level menengah. C-Tier menghadirkan watson, Ghost, flyfly, 23savage, dan K1, yang dikenal memiliki mekanik tinggi namun belum konsisten meraih prestasi puncak.
D-Tier Menjadi Bagian Paling Kontroversial
D-Tier mencantumkan shiro, Monet, Qojqva, Parker, dan Nikobaby. Penempatan Nikobaby memicu reaksi keras karena dianggap hanya memiliki satu momen besar di TI, sementara Qojqva masuk meski tidak berkarier sebagai carry profesional.
Komunitas Global Merespons dengan Pro dan Kontra
Diskusi meluas di Reddit dan X, mempertegas bahwa menilai carry terbaik sepanjang masa selalu memicu perbedaan pandangan dan memperkaya narasi sejarah Dota 2.
