Para Suami di Tiongkok Meminta Istri Berhenti Bermain Love and Deepspace karena Kecemburuan Virtual

Popularitas game 3D otome Love and Deepspace kembali memicu perbincangan hangat di Tiongkok pada Januari 2026. Game besutan Papergames dan InFold Ltd. ini berhasil menarik jutaan pemain wanita sejak rilis globalnya pada Januari 2024. Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul fenomena sosial unik ketika sejumlah suami di Tiongkok secara terbuka meminta istri mereka berhenti memainkan game tersebut.
Fenomena ini menjadi viral setelah beberapa media Asia mengangkat keluhan para pria yang merasa hubungan rumah tangga mereka terganggu oleh intensitas keterikatan emosional istri terhadap karakter fiksi dalam game. Para suami menilai interaksi romantis dengan Love Interest seperti Xavier hingga Caleb telah melewati batas hiburan semata.
Para Suami Menyuarakan Kekhawatiran atas Kedekatan Emosional Istri dengan Karakter Game
Sejumlah pria mengungkapkan bahwa mereka merasa tersaingi oleh karakter virtual Love and Deepspace. Mereka menilai perhatian dan waktu yang dicurahkan istri kepada game tersebut menyerupai hubungan emosional nyata. Kondisi ini mendorong beberapa suami mengambil langkah ekstrem demi menghentikan kebiasaan tersebut.
Salah satu kasus yang mencuat melibatkan seorang suami yang menawarkan uang dalam jumlah besar agar istrinya berhenti bermain. Ia rela mengeluarkan dana sebesar RMB 20 ribu atau sekitar 2.800 dolar AS, setara lebih dari 47 juta rupiah. Kesepakatan pun tercapai, dan sang istri menempatkan uang tersebut ke tabungan putrinya.
Namun, kesepakatan itu tidak berjalan sesuai harapan. Setelah beberapa waktu, sang istri kembali mengunduh Love and Deepspace demi mendapatkan Memories, kartu gacha karakter favorit yang baru dirilis. Keputusan ini kembali memicu perdebatan di ranah publik Tiongkok.
Para Pemain Wanita Mengakui Ketertarikan Mendalam terhadap Love and Deepspace
Di sisi lain, para pemain wanita secara terbuka mengakui bahwa mereka benar-benar jatuh cinta pada karakter dalam Love and Deepspace. Berdasarkan survei yang dilaporkan media kr-ASIA, sebagian pemain bahkan memanfaatkan teknologi AI untuk memperdalam pengalaman mereka.
Beberapa pemain menggunakan ChatGPT dan aplikasi AI lokal Tiongkok seperti Duxiang untuk menciptakan versi digital dari karakter favorit agar bisa diajak berbincang kapan saja. Bahkan, ada pemain yang meyakini bahwa versi Android fisik dari karakter Love and Deepspace akan tersedia di masa depan dan mulai menabung untuk mewujudkannya.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana game modern tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga membentuk dinamika emosional dan sosial baru di masyarakat Tiongkok.
