RRQ Kazu Bangkit dan Tim Indonesia Perketat Persaingan di FFWS SEA 2026 Week 2

Babak Knockout Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring memasuki pekan kedua dengan persaingan yang semakin ketat. Sejumlah wakil Indonesia berhasil menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC yang sukses bertahan di zona 12 besar klasemen sementara.
Hasil dua pekan awal membuat ketiga tim tersebut memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket menuju Grand Finals. Dengan posisi mereka saat ini, ketiganya dipastikan langsung bermain sejak hari pertama pekan ketiga yang berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026. Di sisi lain, Shadow Esports dan EVOS Divine juga tetap menjaga asa meski masih berada di luar zona aman.
RRQ Kazu Kembalikan Dominasi dan Naik ke Posisi Kedua
RRQ Kazu menunjukkan perubahan besar pada pekan kedua setelah tim melakukan rotasi pemain dengan memasukkan 18DEER menggantikan RANZ. Perubahan tersebut langsung berdampak pada performa tim, yang sukses mengoleksi 228 poin, tertinggi di antara seluruh peserta yang bertanding.
Berkat pencapaian itu, RRQ Kazu melesat dari posisi ke-11 menuju peringkat kedua klasemen keseluruhan dengan total 359 poin. Mereka kini hanya terpaut dari Buriram United Esports yang memimpin klasemen dengan 371 poin.
Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan, menegaskan timnya ingin memanfaatkan momentum positif ini untuk langsung mengamankan tiket Grand Finals pada pekan ketiga.
EVOS Divine Tingkatkan Performa Namun Masih Tertahan
Sementara itu, EVOS Divine juga menunjukkan kebangkitan setelah mencatatkan 137 poin di pekan kedua. Perolehan tersebut meningkat tajam dibanding pekan pertama ketika mereka hanya mengumpulkan 64 poin.
Meski begitu, total 201 poin belum cukup membawa tim keluar dari papan bawah. EVOS Divine hanya mampu naik ke posisi ke-16 setelah sebelumnya berada di dasar klasemen.
Pelatih EVOS Divine, Wahyu Kurniawan, mengakui hasil buruk di pekan pertama masih membebani langkah timnya. Namun, ia memastikan skuadnya akan tampil lebih agresif demi membuka peluang lolos lebih cepat.
Bigetron dan ONIC Jaga Konsistensi Menuju Pekan Penentuan
Di sisi lain, Bigetron by Vitality terus menjaga stabilitas permainan. Tim ini mengumpulkan 182 poin pada pekan kedua, meningkat dari 158 poin pada pekan pembuka. Dengan total 340 poin dan lima Booyah, Bigetron kini menjadi tim Indonesia dengan jumlah kemenangan tertinggi sejauh turnamen berlangsung.
ONIC juga tetap menjaga posisi kompetitif dengan total 276 poin dan bertengger di peringkat kesembilan. Sementara Shadow Esports menempel di posisi ke-14 dengan 215 poin setelah kembali mengamankan lebih dari 100 poin di pekan kedua.
Pelatih Shadow Esports, Janes Manao, menilai timnya masih terus belajar membaca pola permainan lawan, terutama karena minimnya data sebagai tim debutan.
Tim Indonesia Siapkan Pertarungan Penentuan di Pekan Ketiga
Pekan ketiga akan menjadi fase penting dalam perjalanan seluruh tim menuju Grand Finals. Setiap hari, dua tim teratas akan langsung mengunci tiket ke babak puncak. Dengan sistem tersebut, total enam tim akan memastikan kelolosan lebih awal.
Sisa tim yang belum lolos masih memiliki kesempatan pada pekan keempat melalui babak eliminasi terakhir. Oleh karena itu, seluruh wakil Indonesia kini memasuki fase krusial untuk mempertahankan konsistensi dan memaksimalkan setiap pertandingan.
