Rekkles Mengisyaratkan Los Ratones Menjadi Bab Terakhir Karier Profesionalnya di League of Legends

Martin “Rekkles” Larsson kembali menyita perhatian komunitas League of Legends Eropa. Kali ini, sorotan tidak tertuju pada performa mekanik atau statistik gemilang, melainkan pada pengakuan emosional sang legenda mengenai masa depannya di kancah kompetitif. Dalam wawancara di siaran resmi LEC Versus pada akhir pekan lalu, Rekkles menyampaikan bahwa perjalanannya bersama Los Ratones berpotensi menjadi penutup karier profesionalnya di League of Legends.
Rekkles menyatakan dirinya menjalani setiap hari dengan dedikasi penuh karena ia memandang fase ini sebagai kemungkinan terakhir. Pernyataan tersebut menandai perubahan besar dalam cara pandangnya terhadap karier yang telah ia jalani lebih dari satu dekade.
Rekkles Menjalani Mentalitas Total dalam Setiap Pertandingan
Rekkles menegaskan bahwa ia kini tidak lagi memikirkan langkah berikutnya setelah musim ini. Ia memilih untuk sepenuhnya hadir dan fokus pada apa yang sedang ia jalani bersama Los Ratones. Dalam wawancara terpisah bersama Sheep Esports, ia bahkan mengaku akan terkejut jika masih bermain untuk tim LEC lain setelah proyek ini berakhir.
Pendekatan tersebut mencerminkan mentalitas total seorang veteran. Rekkles menyalurkan seluruh energinya ke latihan, pertandingan, dan kerja sama tim, bukan demi ambisi jangka panjang, melainkan demi tanggung jawab profesional terhadap rekan setimnya.
Rekkles Mengutamakan Kehadiran dan Dedikasi Ketimbang Trofi
Alih-alih berbicara soal target juara, Rekkles justru menekankan pentingnya kehadiran dan dedikasi. Ia menyebut dirinya berada dalam kondisi fokus penuh secara mental dan profesional. Sikap ini menghadirkan sosok Rekkles yang lebih matang dan reflektif, seorang pemain yang memahami makna dari setiap kesempatan yang tersisa.
Transisi ini terasa kuat bagi para penggemar yang mengikuti perjalanannya sejak era awal Fnatic, ketika Rekkles menjadi simbol kejayaan League of Legends Eropa.
Los Ratones Bangkit dan Menjaga Asa Playoff di LEC Versus 2026
Los Ratones memulai LEC Versus 2026 dengan empat kekalahan beruntun sebagai pendatang baru. Namun, tim ini segera membalikkan keadaan dengan meraih empat kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan penting atas Shifters dan G2 Esports. Kebangkitan tersebut mengembalikan Los Ratones ke persaingan tiket playoff.
Rekkles secara terbuka memuji para pemain muda di timnya dan menyatakan kebanggaannya karena dapat membawa mereka ke panggung LEC. Ia menilai kontribusi mereka menjadi kunci kebangkitan tim.
Rekkles Menutup Karier Panjangnya dengan Warisan Besar
Selama kariernya, Rekkles meraih empat gelar LEC bersama Fnatic, mencatat rekor kill terbanyak sepanjang sejarah liga, tampil enam kali di Worlds, dan sekali di MSI. Ia juga melewati berbagai fase penting, mulai dari Fnatic, G2 Esports, Karmine Corp, T1 LCK Challengers, hingga Los Ratones.
Jika fase ini benar-benar menjadi akhir, Rekkles menutupnya dengan cara yang bermakna. Ia memilih bermain dengan dedikasi penuh dan kesadaran utuh atas warisan yang ia tinggalkan bagi League of Legends Eropa.
