Red Bull Tetris World Final 2025 Dorong Tetris Menuju Olimpiade
![]()
Red Bull Gelar Tetris World Final di Dubai
Dubai, 19 Desember 2025 – Red Bull sukses menggelar Tetris World Final 2025 di Dubai Frame, mengubah monumen ikonik menjadi arena raksasa dengan proyeksi visual Tetris. Ajang ini menunjukkan bahwa Tetris bisa tampil sebagai kompetisi global modern, bukan sekadar permainan nostalgia, dan menarik perhatian dunia esports.
The Tetris Company Targetkan Status Esports Olimpiade
CEO The Tetris Company, Maya Rogers, menyatakan ambisi membawa Tetris menjadi cabang esports Olimpiade dalam 1–3 tahun ke depan. Tetris memiliki keunggulan unik: ramah keluarga, tanpa kekerasan, mudah dipahami, dan bisa dinikmati oleh semua umur. Pendiri Tetris, Henk Rogers, menyebut game ini sebagai “perfect esport” yang menampilkan keterampilan dan strategi layaknya olahraga Olimpiade.
Tetris Harus Sesuaikan Format Agar Ramah Penonton
Meski potensinya besar, Henk Rogers menekankan perlunya penyesuaian kompetisi. Pemain top sering bergerak terlalu cepat sehingga penonton biasa sulit mengikuti. Tetris tengah mempertimbangkan inovasi seperti replay instan, sudut kamera berbeda, dan AI untuk menyorot strategi pemain, agar pengalaman menonton lebih menarik.
Juara Fehmi Atalar Optimis Tetris Bisa Masuk Olimpiade
Juara Red Bull Tetris World Final 2025, Fehmi Atalar, menyuarakan optimisme dengan catatan: keberhasilan Tetris sebagai cabang Olimpiade tergantung pada penyelenggaraan kompetisi yang matang dan format yang mudah diikuti penonton.
Tantangan Hubungan Esports dan Olimpiade
Sejarah esports di Olimpiade masih berliku. Olympic Esports Series 2023 mendapat kritik karena tidak melibatkan judul populer dan bersifat kekerasan. IOC menunda Olympic Esports Games ke 2027, menyoroti perlunya pendekatan baru. Posisi Tetris, yang ramah keluarga dan sudah memiliki ekosistem global, menawarkan peluang tepat untuk mendobrak tren ini.
Peluang Tetris Membuka Jalan untuk Esports Non-Kekerasan
Jika lolos ke Olimpiade, Tetris dapat membuka ruang bagi game puzzle, racing, dan simulator. Keberhasilan bergantung pada format kompetisi yang spektakuler, mudah diikuti, dan standarisasi global. Dengan langkah ini, Tetris bisa menandai awal sejarah baru, menghadirkan game klasik di panggung olahraga terbesar dunia.
