Paper Rex Tumbangkan NRG dan Amankan Tiket Grand Final Masters Santiago

Paper Rex memastikan tempat di grand final VCT Masters Santiago setelah mengalahkan NRG Esports dengan skor 3-1 pada babak lower final. Kemenangan tersebut mengakhiri perjalanan NRG di posisi ketiga sekaligus membawa Paper Rex menghadapi Nongshim RedForce pada laga puncak turnamen Valorant.
Pertandingan ini menjadi pertemuan ketiga kedua tim selama turnamen berlangsung. Paper Rex sebelumnya sempat menang pada fase Swiss Stage, tetapi NRG membalas pada babak playoff dan menjatuhkan tim Asia Pasifik tersebut ke lower bracket. Sejak saat itu, Paper Rex harus melewati jalur sulit dengan menyingkirkan beberapa tim kuat sebelum kembali bertemu NRG.
Setelah sempat kehilangan map pertama, Paper Rex menunjukkan ketahanan mental dengan merebut tiga map berikutnya secara beruntun untuk memastikan kemenangan seri.
NRG Buka Keunggulan pada Map Pearl
NRG memulai pertandingan dengan baik pada map Pearl. Kedua tim bermain seimbang hingga menutup babak pertama dengan skor 6-6. Namun setelah pergantian sisi, pertahanan disiplin dari NRG membuat Paper Rex kesulitan menembus area site.
Performa solid dari pemain seperti Keiko dan mada membantu NRG mengamankan map pembuka dengan kemenangan 13-8 sekaligus memimpin seri lebih dulu.
Paper Rex Bangkit dan Samakan Skor di Map Split
Paper Rex segera merespons pada map Split yang menjadi salah satu kekuatan utama tim. Permainan agresif dari Jinggg serta strategi unik something menggunakan Yoru membuat NRG kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi tersebut membawa Paper Rex menutup map dengan skor 13-7 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Paper Rex Kendalikan Map Corrode dan Ambil Keunggulan
NRG memilih map Corrode sebagai taruhan mereka meski belum pernah memainkan map tersebut sepanjang turnamen. Sebaliknya, Paper Rex sudah memiliki pengalaman dan kemenangan sebelumnya di map ini.
Keputusan tersebut tidak berjalan sesuai rencana bagi NRG. Paper Rex tampil dominan sejak awal hingga akhirnya mengamankan kemenangan 13-6. Pemain Khalish Rusyaidee menjadi motor utama tim dengan kontribusi penting sepanjang pertandingan.
Paper Rex Tutup Seri Kemenangan di Map Breeze
Momentum kemenangan Paper Rex berlanjut pada map Breeze. Tim tersebut langsung memimpin 8-1 dan menutup babak pertama dengan keunggulan 9-3.
NRG sempat memperkecil selisih skor hingga 12-9, tetapi Paper Rex tetap menjaga kontrol permainan. Duo veteran Jason Susanto dan Jinggg memimpin serangan tim hingga akhirnya memastikan kemenangan 13-9 dan menutup seri dengan skor 3-1.
Paper Rex Hadapi Nongshim RedForce pada Grand Final Bersejarah
Kemenangan tersebut menciptakan grand final yang mempertemukan dua tim dari region Pacific. Paper Rex akan menghadapi Nongshim RedForce yang sebelumnya tampil dominan sepanjang turnamen.
Laga ini juga memiliki arti penting bagi sejarah kompetitif Valorant. Jika Paper Rex menang, mereka akan mencatat gelar Masters kedua secara beruntun. Sementara itu, Nongshim RedForce berpeluang mencatat sejarah sebagai tim yang naik dari jalur Premier dan Ascension hingga menjadi juara turnamen internasional.
Pertemuan antara pengalaman Paper Rex di panggung global dan momentum kemenangan Nongshim diprediksi menghadirkan salah satu final paling menarik dalam kalender esports Valorant tahun ini.
