Mantan Executive Assassin’s Creed Ajukan Gugatan ke Ubisoft
Marc-Alexis Cote Tuntut Ubisoft atas Dugaan Pemecatan Terselubung
Marc-Alexis Cote, mantan Executive Producer Assassin’s Creed, mengajukan gugatan terhadap Ubisoft di Pengadilan Tinggi Quebec. Ia menuntut ganti rugi 1,3 juta Dolar Kanada dan kompensasi moral 75 ribu Dolar terkait dugaan “Constructive Dismissal” atau pemecatan secara terselubung.
Marc-Alexis Klaim Pemecatan Tidak Berdasarkan Pilihan Sendiri
Konflik bermula saat Ubisoft membentuk Vantage Studios hasil kerja sama dengan Tencent pada musim panas 2025. Marc-Alexis ingin memimpin studio baru tersebut, tetapi Ubisoft menolak karena ia ingin tetap di Quebec. Perusahaan menawarkan posisi lain yang ia anggap sebagai penurunan jabatan. Saat ia meminta waktu mempertimbangkan tawaran, Ubisoft mengumumkan secara internal bahwa ia mengundurkan diri secara sukarela, yang dibantah Marc-Alexis sebagai upaya menghindari pembayaran pesangon.
Proses Hukum Masih Berjalan dan Fakta Masih Diselidiki
Hingga 19 Januari 2026, tuduhan ini masih dalam proses hukum dan harus dibuktikan di hadapan hakim. Ubisoft menugaskan firma hukum Fasken untuk menentang gugatan tersebut. Baik Marc-Alexis maupun Ubisoft belum merilis dokumen resmi publik terkait kasus ini, sehingga rumor ini masih perlu verifikasi lebih lanjut.

