Indonesia Menyusun Strategi Raih Juara Esports Nations Cup 2026

PB ESI Menyusun Seleksi dan Pelatnas Berbasis Sport Science untuk Timnas Esports
Indonesia menyiapkan langkah besar untuk menghadapi Esports Nations Cup (ENC) 2026. Pengurus Besar Esports Indonesia PB ESI menyusun strategi dengan fokus pada dua pilar utama agar tim nasional mampu bersaing di level dunia. Pertama, organisasi tersebut menggelar seleksi ketat untuk memilih atlet dan pelatih terbaik. Kedua, PB ESI menyiapkan program pelatihan nasional berbasis sport science yang berjalan secara profesional, modern, dan berkelanjutan.
Selain itu, pelatnas tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis dan strategi permainan. Program ini juga mengintegrasikan kebugaran fisik, pemulihan kondisi tubuh, kesehatan mental, evaluasi nutrisi, hingga pendampingan psikolog olahraga. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia berupaya membangun tim yang solid dan memiliki chemistry kuat antar pemain lintas klub.
Glorya Famiela Ralahalo Menjelaskan Proses Seleksi Pemain dan Pembentukan Tim
Manajer tim nasional ENC 2026, Glorya Famiela Ralahalo, menjelaskan bahwa proses seleksi mengikuti regulasi resmi dari turnamen. Ia menegaskan bahwa pelatih di setiap cabang gim memegang peran utama dalam menentukan komposisi pemain. Sementara itu, dirinya bertugas memilih pelatih yang dianggap potensial untuk memimpin tim.
Glorya juga menekankan bahwa pemilihan pemain tidak hanya bergantung pada kemampuan bermain. Ia memastikan tim pelatih mempertimbangkan rekam jejak, prestasi, jam terbang, kemampuan teknis, taktik, serta mentalitas juara. Dengan sistem tersebut, Indonesia berharap mampu menyatukan pemain bintang dari berbagai klub dalam satu visi yang sama untuk mengharumkan nama bangsa.
Indonesia Mendaftarkan Atlet di 16 Game dan Menargetkan Hasil Maksimal di ENC 2026
Indonesia berencana mengikuti seluruh nomor pertandingan yang diperlombakan di ENC 2026. Total terdapat 16 game yang mencakup Mobile Legends, PUBG: Battlegrounds, PUBG Mobile, Honor of Kings, hingga VALORANT. Dengan cakupan luas ini, Indonesia menargetkan peluang maksimal di setiap cabang.
Turnamen ENC 2026 sendiri akan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 2 hingga 29 November 2026. Ajang ini akan mempertemukan lebih dari 100.000 pemain dari sekitar 100 negara, mulai dari babak kualifikasi hingga panggung utama. Karena itu, Indonesia mempersiapkan diri secara serius untuk menghadapi persaingan global yang sangat ketat.
ENC 2026 Menjadi Ajang Global di Riyadh dengan Partisipasi Ribuan Atlet Dunia
ENC 2026 akan menjadi debut kompetisi esports berskala internasional yang mempertemukan negara-negara terbaik dunia. Ajang ini menghadirkan tantangan besar sekaligus peluang bagi Indonesia untuk menunjukkan kekuatan esports nasional di panggung global. Dengan strategi yang terstruktur, Indonesia berharap mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik.
