HEROIC dan Tundra Esports Menang di Playoff PGL Wallachia S7, Vici Gaming dan Aurora Tersingkir

Babak playoff PGL Wallachia Season 7 semakin memanas setelah pertandingan hari kedua fase knockout menghadirkan sejumlah duel sengit. Beberapa tim besar harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah kalah di lower bracket.
Pada hari pertandingan tersebut, Vici Gaming dan Aurora Gaming gagal mempertahankan peluang mereka dan akhirnya tersingkir dari turnamen Dota 2. Sebaliknya, HEROIC, Tundra Esports, serta BetBoom Team berhasil menjaga asa untuk melangkah lebih jauh.
HEROIC Mengalahkan Vici Gaming Setelah Pertarungan Tiga Game
HEROIC berhasil menyingkirkan Vici Gaming setelah memenangi seri dramatis yang berlangsung hingga tiga game. Meski akhirnya menang, tim tersebut sempat menghadapi situasi sulit di tengah pertandingan.
Pada game kedua, HEROIC sebenarnya memimpin dengan keunggulan sekitar 17.000 gold pada menit ke-36. Namun kesalahan inisiasi dari Adrián ‘Wisper’ Dobles yang menggunakan Beastmaster membuat momentum berubah drastis.
Kesalahan tersebut memicu kekacauan dalam tim sehingga Vici Gaming berhasil memanfaatkan situasi untuk menyamakan kedudukan. Meski demikian, HEROIC mampu bangkit di game ketiga. Kali ini Wisper tampil jauh lebih solid dengan Timbersaw dan membantu timnya memastikan kemenangan seri.
Tundra Esports Membalikkan Keadaan Saat Menghadapi Aurora Gaming
Di pertandingan lain, Tundra Esports harus bekerja keras untuk menghindari eliminasi ketika menghadapi Aurora Gaming. Aurora membuka seri dengan permainan agresif yang dipimpin oleh Rafli Fathur Rahman menggunakan Void Spirit.
Ia mendominasi fase laning dan mencatatkan 12 kill yang memberikan keunggulan besar bagi Aurora pada game pertama. Namun Tundra segera merespons pada game kedua melalui performa impresif David ‘Parker’ Nicho Flores yang memainkan Morphling dengan sangat dominan.
Parker mencatatkan 10 kill dengan hanya satu kali mati sepanjang pertandingan. Pada game penentuan, Tundra akhirnya mengamankan kemenangan setelah strategi late game mereka dengan Medusa berkembang sempurna dan sulit dihentikan oleh Aurora.
BetBoom Team Menundukkan Team Spirit dalam Seri Ketat
Pertandingan lain mempertemukan BetBoom Team dengan salah satu favorit juara, Team Spirit. BetBoom membuka seri dengan dominasi kuat berkat permainan agresif Danil ‘gpk’ Skutin menggunakan Storm Spirit.
Meski Team Spirit sempat menyamakan kedudukan pada game kedua melalui strategi cepat yang dipimpin oleh Denis ‘Larl’ Sigitov serta kontribusi Illya ‘Yatoro’ Mulyarchuk, BetBoom kembali mengambil kendali di game penentuan.
Performa kuat Matvey ‘MieRo’ Vasyunin dengan Mars membantu timnya mendominasi peta dan memastikan kemenangan penting bagi BetBoom.
Team Yandex Mengejutkan Turnamen dengan Mengalahkan Team Liquid
Kejutan besar terjadi ketika Team Yandex mengalahkan Team Liquid dengan skor telak 2-0. Liquid kesulitan menemukan ritme permainan sepanjang seri tersebut.
Offlaner Marcus ‘Ace’ Christensen gagal memberikan dampak signifikan pada kedua game. Mars yang ia gunakan pada game pertama serta Tidehunter pada game kedua tidak mampu menghasilkan inisiasi teamfight yang efektif.
Sebaliknya, Ilya ‘CHIRA_JUNIOR’ Chirtsov tampil luar biasa menggunakan Invoker dan Puck. Koordinasi tim Yandex yang solid membuat Liquid tidak pernah benar-benar mendapatkan momentum dalam pertandingan.
Persaingan Menuju Grand Final PGL Wallachia S7 Semakin Ketat
Dengan tersingkirnya Vici Gaming dan Aurora Gaming, persaingan di PGL Wallachia Season 7 semakin sengit. Team Spirit kini harus menghadapi Tundra Esports di lower bracket, sementara Team Liquid akan bertarung melawan HEROIC dalam laga hidup-mati.
Di sisi lain, BetBoom Team menunjukkan performa yang semakin stabil dan berpotensi menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar juara. Dengan sejumlah tim papan atas masih bertahan, babak akhir turnamen diprediksi akan menghadirkan pertandingan yang semakin intens.
