Sutradara The Blood of Dawnwalker Ungkap Durasi Tamat Game Capai 70 Jam

Pengembang jelaskan estimasi waktu bermain berdasarkan uji coba internal terbaru
Sutradara The Blood of Dawnwalker, Konrad Tomaszkiewicz, mengungkap estimasi durasi permainan untuk menamatkan game open world tersebut. Ia menyampaikan informasi ini melalui wawancara yang dipublikasikan di PlayStation Blog pada 1 Mei 2026.
Dalam penjelasannya, Tomaszkiewicz menyebut bahwa pemain membutuhkan waktu sekitar 55 hingga 70 jam untuk menyelesaikan game. Estimasi tersebut berasal dari hasil pengujian internal yang dilakukan oleh tim Rebel Wolves, studio pengembang yang ia pimpin.
Durasi ini menunjukkan peningkatan dibandingkan perkiraan sebelumnya. Pada Agustus 2025, Lead Quest Designer RafaĆ Jankowski sempat menyebut angka sekitar 40 jam sebagai estimasi awal. Namun, perkembangan proyek membuat durasi permainan bertambah seiring penyempurnaan konten dan sistem gameplay.
Durasi permainan melampaui game sebelumnya yang digarap tim pengembang
Durasi maksimal hingga 70 jam membuat The Blood of Dawnwalker melampaui beberapa proyek besar yang pernah dikerjakan tim pengembang saat masih berada di CD Projekt Red. Sebagai perbandingan, The Witcher 3: Wild Hunt membutuhkan sekitar 53 jam untuk menyelesaikan cerita utama.
Sementara itu, Cyberpunk 2077 memiliki durasi yang lebih singkat, yakni sekitar setengah dari angka tersebut. Dengan demikian, proyek terbaru Rebel Wolves ini menghadirkan pengalaman bermain yang lebih panjang bagi pemain.
Hal ini menjadi menarik karena The Blood of Dawnwalker merupakan proyek dari studio baru. Meski begitu, tim pengembang tetap mampu menghadirkan skala permainan yang besar dan ambisius.
Pengembang terapkan pendekatan gameplay terbuka tanpa batasan misi utama
Selain durasi panjang, game ini juga mengusung pendekatan gameplay yang berbeda dibandingkan proyek sebelumnya. The Blood of Dawnwalker menerapkan konsep dunia terbuka yang memberi kebebasan penuh kepada pemain tanpa keharusan menyelesaikan misi utama secara berurutan.
Karakter utama bernama Coen memiliki tujuan menyelamatkan keluarganya sejak awal permainan. Namun, pemain tidak diwajibkan mengikuti jalur cerita tertentu untuk mencapai akhir game. Dalam kondisi tertentu, pemain bahkan dapat langsung menuju pertarungan akhir tanpa menyelesaikan misi tambahan.
Pendekatan ini membuat struktur permainan terasa lebih fleksibel. Sistem tersebut berbeda dengan The Witcher 3 maupun Cyberpunk 2077 yang tetap mengharuskan pemain menyelesaikan sejumlah misi sebelum mencapai akhir cerita.
Dengan konsep tersebut, The Blood of Dawnwalker menawarkan pengalaman bermain yang lebih bebas sekaligus menantang, sehingga pemain dapat menentukan sendiri cara mereka menamatkan game.
