Developer MindsEye Tetap Mensponsori Streamer dan Kreator Konten Meski Game Tuai Kritik

Game open-world MindsEye buatan Build A Rocket Boy resmi dirilis pada 10 Juni 2025 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X. Sejak peluncuran perdananya, game ini langsung menerima banyak ulasan negatif dari media maupun pemain. Kondisi tersebut semakin diperparah karena developer dan publisher IO Interactive tidak membagikan kode review sebelum rilis, sehingga penilaian publik datang secara bersamaan dan cenderung keras.
Gelombang ulasan buruk itu berdampak langsung pada minat pemain. Data menunjukkan jumlah pemain aktif MindsEye di Steam hanya berada di kisaran 10 hingga 15 orang per hari. Meski demikian, Build A Rocket Boy belum menghentikan upaya promosi dan masih aktif merilis pembaruan untuk game tersebut.
Developer MindsEye Terus Menggandeng Streamer dan Kreator Konten Berbayar
Di tengah minimnya pemain aktif, laporan terbaru menyebut Build A Rocket Boy masih mensponsori streamer dan content creator untuk memainkan MindsEye. Informasi ini pertama kali ditemukan oleh FRVR, yang menyoroti aktivitas kreator populer Twitch dan YouTube bernama Criken.
Criken, yang memiliki lebih dari satu juta subscriber, sempat melakukan livestream MindsEye dan mengunggah video terbaru berdurasi sekitar 10 menit. Dalam deskripsi videonya, Criken secara terbuka mencantumkan bahwa konten tersebut merupakan kerja sama berbayar dengan menyertakan tagar #ad dan #MindsEyePartner. Ia juga menutup videonya dengan ucapan terima kasih kepada pihak game yang telah mensponsori sesi streaming tersebut.
Keputusan Promosi MindsEye Memicu Kebingungan Publik
Keputusan Build A Rocket Boy untuk tetap membayar kreator konten memicu kebingungan di kalangan gamer. Banyak pihak mempertanyakan kondisi finansial studio, mengingat mereka baru-baru ini melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 250 pengembang.
Situasi ini semakin rumit karena sejumlah mantan karyawan dikabarkan tengah menyiapkan gugatan hukum. Mereka menuding kondisi kerja sebelumnya berdampak buruk terhadap kesehatan mental dan menilai proses PHK tidak ditangani dengan semestinya. Tuduhan tersebut menambah sorotan negatif terhadap studio di tengah kegagalan peluncuran MindsEye.
Developer MindsEye Memberi Tanggapan soal PHK dan Kondisi Studio
Menanggapi polemik tersebut, Build A Rocket Boy menyatakan kesedihannya atas keputusan melakukan PHK. Studio menegaskan bahwa proses tersebut telah dijalankan secara hati-hati, transparan, dan sesuai kewajiban perusahaan. Mereka juga menyatakan komitmen untuk terus berbenah serta mendengarkan masukan dari para mantan karyawan.
Di tengah berbagai kontroversi, langkah Build A Rocket Boy yang tetap mengandalkan promosi melalui streamer menunjukkan upaya keras untuk mempertahankan eksistensi MindsEye, meski masa depan game ini masih dipenuhi tanda tanya.
