Pearl Abyss Menanggapi Kekhawatiran Gamer Soal Denuvo di Crimson Desert

Developer Crimson Desert, Pearl Abyss, akhirnya memberikan tanggapan terkait kekhawatiran gamer mengenai penggunaan sistem DRM Denuvo pada game tersebut. Perdebatan muncul setelah konfirmasi bahwa Denuvo akan dipasang hanya satu minggu sebelum perilisan game, sehingga memicu kekhawatiran tentang potensi penurunan performa.
Informasi ini disampaikan melalui jurnalis Paul Tassi yang menerima klarifikasi langsung dari pihak Pearl Abyss. Melalui pernyataan tersebut, developer menegaskan bahwa performa game tidak akan berbeda dari yang telah diperlihatkan sebelumnya.
Pearl Abyss Menegaskan Benchmark Game Sudah Menggunakan Denuvo Sejak Awal
Dalam klarifikasinya, Pearl Abyss menjelaskan bahwa seluruh video benchmark dan spesifikasi performa yang mereka rilis sebelumnya sudah dibuat menggunakan implementasi Denuvo yang sama dengan versi rilis. Hal ini termasuk berbagai pengujian performa yang dilakukan oleh pihak luar seperti Digital Foundry.
Dengan kata lain, reviewer dan pihak yang melakukan benchmark sebenarnya telah memainkan build game yang identik dengan versi final yang akan diterima pemain saat peluncuran. Pearl Abyss menilai transparansi ini penting agar pengalaman para pengulas benar-benar mencerminkan kualitas game yang akan dirasakan konsumen.
Melalui penjelasan tersebut, developer berusaha meredakan kekhawatiran komunitas gamer yang khawatir sistem DRM akan memengaruhi performa Crimson Desert.
Komunitas Gamer Memberikan Beragam Reaksi Terhadap Penjelasan Developer
Meski sudah ada klarifikasi, tanggapan dari komunitas gamer tetap beragam. Sebagian pemain masih meragukan pernyataan tersebut karena reputasi Denuvo sering dikaitkan dengan penurunan performa pada beberapa game di masa lalu.
Namun ada juga pemain yang memilih menunggu hingga game dirilis untuk melihat apakah klaim dari Pearl Abyss benar-benar terbukti. Perlu diketahui bahwa sistem DRM Denuvo memang sering memicu kontroversi karena beberapa kasus menunjukkan performa game menjadi lebih berat saat sistem tersebut aktif.
Di sisi lain, beberapa game tetap mampu berjalan stabil meskipun menggunakan Denuvo. Hal ini biasanya terjadi ketika developer melakukan optimalisasi performa secara serius selama proses pengembangan.
Karena itu, performa akhir sebuah game dengan Denuvo sangat bergantung pada proses optimasi yang dilakukan oleh tim developer sebelum perilisan.
