Pearl Abyss Mengonfirmasi Penggunaan Denuvo di Crimson Desert Satu Minggu Sebelum Rilis

Developer Pearl Abyss resmi mengonfirmasi penggunaan sistem DRM Denuvo pada game open world terbaru mereka, Crimson Desert. Informasi ini muncul melalui halaman resmi game tersebut di Steam hanya sekitar satu minggu sebelum jadwal perilisan.
Game ini sebelumnya menarik perhatian gamer karena menawarkan dunia petualangan luas dengan berbagai aktivitas dan konten yang tersebar di banyak lokasi. Namun pengumuman mengenai sistem keamanan tambahan tersebut langsung memicu diskusi di komunitas pemain.
Halaman Steam Menampilkan Sistem Denuvo Anti-Tamper pada Crimson Desert
Notifikasi pada halaman Steam Crimson Desert menunjukkan bahwa game ini menggunakan sistem keamanan “Denuvo Anti-Tamper”. Selain itu, sistem tersebut juga mencantumkan batas aktivasi hingga lima perangkat PC berbeda dalam satu hari.
Tujuan utama penerapan teknologi ini adalah untuk mencegah pembajakan ketika game resmi dirilis pada 20 Maret 2026. Dengan langkah ini, Pearl Abyss berupaya melindungi distribusi game dari penyebaran ilegal pada masa peluncuran awal.
Meski begitu, konfirmasi yang muncul mendekati jadwal rilis membuat sebagian pemain terkejut karena sebelumnya tidak ada indikasi bahwa game tersebut akan menggunakan sistem DRM tersebut.
Komunitas Gamer Bereaksi Keras terhadap Pengumuman Denuvo
Pengumuman tersebut langsung memunculkan berbagai reaksi dari komunitas gamer. Banyak pemain mengungkapkan kekhawatiran karena Denuvo sering dikaitkan dengan penurunan performa pada beberapa game di masa lalu.
Sebagian gamer juga mempertanyakan keputusan developer yang mengumumkan penggunaan Denuvo setelah berbagai pengujian performa game sebelumnya sudah dilakukan. Bahkan beberapa pengujian teknis pada konsol PlayStation 5 sebelumnya menunjukkan bahwa Crimson Desert berjalan cukup optimal.
Diskusi di berbagai forum seperti Reddit pun memperlihatkan kekecewaan dari sebagian pemain. Mereka merasa keputusan tersebut muncul secara mendadak menjelang perilisan game.
Meski demikian, ada juga pemain yang memilih menunggu hingga game dirilis untuk menilai apakah penggunaan Denuvo benar-benar memengaruhi performa. Hal ini karena beberapa game lain tetap mampu berjalan stabil meskipun menggunakan sistem DRM yang sama, terutama ketika developer melakukan optimisasi dengan baik.
