Capcom Ungkap Mayoritas Pemain Resident Evil Requiem Pilih Mode Third-Person

Sutradara beberkan data preferensi pemain dalam memilih sudut pandang kamera
Capcom mengungkap data terbaru terkait kebiasaan pemain dalam memilih mode kamera di Resident Evil Requiem. Informasi ini muncul melalui wawancara bersama Denfaminicogamer yang menghadirkan sutradara game tersebut, Koshi Nakanishi.
Dalam penjelasannya, Nakanishi menyebut sekitar 90 persen pemain memilih mode third-person saat mengendalikan karakter Leon. Sementara itu, sekitar 60 persen pemain justru menggunakan mode first-person ketika memainkan karakter Grace. Data ini menunjukkan adanya perbedaan preferensi yang cukup jelas berdasarkan karakter yang digunakan.
Pemain sesuaikan mode permainan dengan karakter dan gaya gameplay
Pilihan pemain terhadap sudut pandang kamera tidak muncul tanpa alasan. Resident Evil Requiem memang menggabungkan dua pendekatan gameplay yang berbeda, yakni aksi ala Resident Evil 4 dan nuansa horor survival seperti Resident Evil 7: Biohazard.
Leon selama ini identik dengan sudut pandang third-person, sehingga banyak pemain tetap mempertahankan perspektif tersebut demi kenyamanan bermain. Sebaliknya, karakter Grace menghadirkan pengalaman yang lebih intens, sehingga sebagian pemain merasa mode first-person mampu memperkuat atmosfer ketegangan.
Dengan demikian, pemain secara aktif menyesuaikan gaya bermain mereka berdasarkan karakter dan pengalaman yang ingin dirasakan dalam game.
Perbedaan wilayah dan platform ikut memengaruhi pilihan pemain
Selain faktor karakter, preferensi pemain juga dipengaruhi oleh wilayah dan platform yang digunakan. Nakanishi mengungkap bahwa pemain di Jepang cenderung lebih sering menggunakan mode third-person dibandingkan pemain dari wilayah lain.
Kecenderungan ini kemungkinan berkaitan dengan sejarah panjang seri Resident Evil yang awalnya mengusung sudut pandang tersebut. Banyak pemain di Jepang merupakan penggemar lama yang sudah terbiasa dengan perspektif klasik tersebut sejak awal.
Di sisi lain, pemain PC menunjukkan kecenderungan berbeda. Mereka lebih sering memilih mode first-person dibandingkan pemain konsol. Hal ini terjadi karena genre first-person memiliki akar kuat di platform PC, sehingga pemain merasa lebih nyaman menggunakan perspektif tersebut.
Perbedaan ini menegaskan bahwa pengalaman bermain tidak hanya dipengaruhi oleh desain game, tetapi juga oleh latar belakang pemain serta perangkat yang mereka gunakan.
