Slug URL (SEO Friendly)
charlie-cox-tidak-layak-best-performance-expedition-33
Fokus Keyword / Frasa Utama
Charlie Cox tidak layak Best Performance Expedition 33
Meta Deskripsi (YOAST SEO)
Charlie Cox mengaku merasa tidak layak dinominasikan Best Performance di The Game Awards 2025 berkat perannya sebagai Gustave di Expedition 33. Ia menilai Maxence Cazorla layak mendapatkan kredit lebih. Simak alasan dan pernyataan lengkapnya.
Charlie Cox Mengaku Tidak Layak Menerima Nominasi Best Performance Expedition 33
Aktor Charlie Cox menarik perhatian publik setelah ia menyampaikan bahwa dirinya merasa tidak pantas masuk nominasi Best Performance pada ajang The Game Awards 2025. Padahal, lewat karakter Gustave di Clair Obscur: Expedition 33, banyak pemain memuji aktingnya yang kuat, emosional, dan sangat membekas.
Namun di balik apresiasi besar tersebut, ia justru memberikan pernyataan mengejutkan. Bukan rasa bangga yang ia tonjolkan, tetapi kerendahan hati yang membuat pembahasan ini semakin hangat.
Charlie Cox Menilai Tokoh Lain Lebih Layak Menerima Penghargaan
Cox menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukungnya, tetapi ia juga menyebut bahwa nominasi itu seharusnya diberikan kepada Maxence Cazorla. Menurutnya, Maxence merupakan sosok yang memberikan kontribusi nyata dalam motion capture Gustave serta beberapa karakter lain. Ia juga menjadi pengisi suara untuk Esquie, yang membuat dedikasinya dinilai lebih besar.
Pernyataan tersebut ia sampaikan langsung dalam panel LaConve 64 di Monterrey, Mexico. Saat seorang penggemar menanyakan tanggapannya mengenai nominasi The Game Awards 2025, Cox menjawab dengan sangat jujur dan mengapresiasi rekan sesama pekerja industri.
Pengakuan Cox Tentang Kontribusi Maxence Cazorla

Ia mengungkapkan bahwa performa Gustave banyak terbantu oleh motion capture Maxence yang sangat menyatu dengan karakter. Sementara itu, suara Cox hanya menjadi bagian yang melengkapi keseluruhan penampilan Gustave. Menurutnya, seluruh pujian dan nominasi terasa lebih tepat jika mengalir kepada Maxence.
Menariknya lagi, ini bukan pertama kalinya Charlie merendah saat mendapatkan pujian. Ia pernah berkata bahwa dirinya hanya mengikuti satu sesi rekaman suara selama delapan jam. Karena itu, ia merasa perannya belum cukup besar untuk disejajarkan dengan pencapaian rekan lainnya.
Sudut Pandang Pengembang Game dan Efisiensi Kerja Cox
Meski begitu, Sandfall Interactive selaku pengembang Expedition 33 justru memiliki pandangan berbeda. Mereka menilai akting suara Cox sangat efektif dan tidak memerlukan banyak pengulangan. Hal itu membuat performa Charlie terlihat solid tanpa harus menjalani sesi panjang atau rekaman lanjutan. Hal ini membuktikan bahwa kualitas tidak selalu diukur dari lamanya proses kerja.
Charlie Cox Berharap Expedition 33 Mendapat Adaptasi Live Action
Pada sesi New York Comic Con sebelumnya, Cox sempat menyampaikan keinginannya untuk memainkan game Expedition 33. Namun ia ragu apakah dirinya sanggup menamatkannya atau tidak. Di sisi lain, ia sangat berharap ada adaptasi film live action di masa depan, dan ia ingin kembali memerankan Gustave jika kesempatan itu datang.
Sebagai tambahan, proyek live action Expedition 33 sebenarnya telah direncanakan sejak sebelum gamenya rilis. Story Kitchen menjadi pihak produksi yang menangani adaptasi tersebut, studio yang juga menggarap trilogi live action Sonic the Hedgehog. Sayangnya, saat ini belum ada informasi terbaru mengenai perkembangan proyek tersebut.
Masyarakat pun bertanya-tanya apakah Charlie Cox akan tetap dipercaya memerankan Gustave, atau justru aktor seperti Andy Serkis akan mengisi peran Renoir sebagai antagonis utama.
Bagaimana Pendapatmu Tentang Sikap Rendah Hati Charlie Cox?
Banyak pemain menganggap pengakuan Cox sebagai bentuk kerendahan hati yang jarang muncul di dunia industri hiburan. Namun tidak sedikit pula yang menilai bahwa ia tetap layak berada di deretan nominasi berkat kontribusinya dalam memperkuat karakter Gustave.
Kini, giliran kamu membe
