Boom Esports dan Rekonix Raih Runner-Up di APAC Predator League 2026

Boom Esports Tampil Kuat di Final Valorant dan Menjadi Runner-Up
Jakarta – Boom Esports menunjukkan performa gemilang dalam ajang APAC Predator League 2026. Tim Valorant asal Indonesia ini berhasil melaju hingga Grand Final, namun kalah dari Fancy United, tim asal Vietnam, yang menutup pertandingan dengan skor menentukan juara. Kompetisi bergengsi ini berlangsung di Bharat Mandapam Convention Centre, New Delhi, India, pada 7 hingga 11 Januari 2026.
Boom Esports menghadirkan strategi matang dan koordinasi tim yang solid sepanjang turnamen. Meski tidak meraih gelar juara, tim ini tetap mendapatkan apresiasi besar dari penggemar esports Indonesia karena berhasil menembus tahap akhir kompetisi internasional.
Rekonix Bertanding Sengit di Dota 2 dan Mendapat Posisi Runner-Up
Sementara itu, tim Dota 2 Indonesia, Rekonix, bertanding sengit melawan Myth Avenue Gaming dari Malaysia. Rekonix tampil agresif dan menunjukkan kemampuan tinggi, namun gagal menaklukkan Myth Avenue Gaming di babak final. Kegigihan Rekonix dalam bertanding tetap mengantarkan mereka menjadi runner-up.
Kedua tim Indonesia ini menerima hadiah uang sebesar USD 20 ribu atau sekitar Rp 334 juta. Juara turnamen, Fancy United dan Myth Avenue Gaming, masing-masing membawa pulang USD 65 ribu atau sekitar Rp 1 miliar. Hanya empat tim teratas yang mendapatkan penghargaan finansial dari total ratusan ribu dolar yang disediakan penyelenggara.
APAC Predator League 2027 Siap Digelar di Vietnam
Penyelenggara APAC Predator League mengumumkan bahwa edisi 2027 akan berlangsung di Vietnam. Indonesia akan membuka pendaftaran untuk tim esports mulai Oktober 2026. Kesuksesan Boom Esports dan Rekonix menegaskan kualitas tim esports Indonesia di kancah internasional dan meningkatkan antusiasme partisipasi untuk turnamen berikutnya.
