Bilibili Gaming Tumbangkan G2 dan Rebut Gelar First Stand 2026 di São Paulo
Bilibili Gaming berhasil mencetak sejarah dengan meraih gelar internasional pertama mereka setelah mengalahkan G2 Esports pada Grand Final First Stand 2026. Pertandingan yang berlangsung di São Paulo, Brasil, pada 22 Maret 2026 itu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan BLG.
Kemenangan ini langsung menjadi sorotan karena tidak hanya menghadirkan trofi, tetapi juga menandai kebangkitan region China atau LPL di panggung kompetitif global setelah cukup lama tanpa gelar internasional.
G2 Esports Melaju ke Final Setelah Mengguncang Semifinal
G2 Esports memasuki Grand Final dengan momentum besar setelah mencatat kemenangan mengejutkan di semifinal. Mereka sukses mengalahkan Gen.G dengan skor telak 3-0 hanya sehari sebelum partai puncak.
Hasil tersebut mengubah ekspektasi publik dan membuka peluang bagi Eropa untuk menciptakan kejutan lanjutan. Namun, BLG tampil lebih siap menghadapi tekanan di pertandingan final.
G2 Esports Membuka Final dengan Performa Meyakinkan
G2 memulai pertandingan dengan permainan agresif pada game pertama. Pertarungan berlangsung ketat hingga melewati 35 menit dengan kedua tim saling bertukar keunggulan.
Mid laner G2, Caps, tampil impresif menggunakan Aurora dan berhasil menghentikan dominasi Gnar milik Bin yang sebelumnya belum terkalahkan sepanjang 2026. Kemenangan ini sempat memberikan harapan bagi G2 untuk mengulang kejutan.
Bilibili Gaming Mengambil Alih Kendali di Game Kedua dan Ketiga
Setelah kehilangan game pertama, BLG langsung mengubah pendekatan permainan mereka. Jungler Xun tampil dominan dan mengontrol tempo pertandingan, terutama saat menggunakan Pantheon dengan statistik 9/1/10.
Dominasi BLG semakin terlihat pada game ketiga ketika mereka unggul di seluruh lane sejak early game. Mereka mengamankan objektif dengan mudah dan menutup pertandingan dengan skor kill 17-5, membuat G2 kesulitan mengembangkan permainan.
Bilibili Gaming Mengunci Kemenangan Lewat Momen Baron Krusial
Pada game keempat, G2 mencoba bangkit dengan tekanan agresif sejak awal permainan. Upaya tersebut sempat membuka peluang untuk memaksakan game kelima.
Namun, BLG berhasil membalikkan keadaan melalui momen penting saat mencuri Baron. Keberhasilan ini langsung mengubah momentum pertandingan dan memberi mereka kontrol penuh.
Dengan keunggulan tersebut, BLG menekan jalur bawah dan menyelesaikan pertandingan dalam waktu kurang dari 30 menit. Skor akhir 3-1 memastikan kemenangan mereka di Grand Final.
Bilibili Gaming Mengakhiri Penantian Gelar Internasional
Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi Bilibili Gaming setelah sebelumnya gagal di beberapa final besar. Mereka sempat kalah di Worlds 2023, MSI 2023, dan MSI 2024 sebelum akhirnya meraih trofi internasional pertama.
Keberhasilan ini juga menghadirkan catatan individu penting. Viper mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang memenangkan First Stand dua kali berturut-turut, sementara Knight menambah koleksi gelar internasionalnya.
Kemenangan BLG Mengembalikan Dominasi LPL di Kancah Global
Kemenangan BLG sekaligus mengakhiri puasa gelar internasional LPL sejak MSI 2023. Hasil ini mengirim pesan kuat bahwa China kembali menjadi kekuatan utama dalam kompetisi League of Legends dunia.
Dengan Mid-Season Invitational 2026 yang semakin dekat, performa ini membuat BLG menjadi salah satu tim paling diwaspadai oleh pesaing global.
Bilibili Gaming Menegaskan Status sebagai Penantang Kuat Musim 2026
Bilibili Gaming menutup First Stand 2026 dengan performa yang menunjukkan konsistensi dan kesiapan menghadapi turnamen besar berikutnya. Kombinasi strategi matang dan eksekusi disiplin menjadi kunci keberhasilan mereka.
Dengan momentum yang terus meningkat, BLG berpeluang besar melanjutkan dominasi di kompetisi internasional sepanjang tahun 2026.
