Menjelang perilisan GTA VI, YouTube memperbarui kebijakan monetisasi untuk konten yang menampilkan kekerasan. Perubahan ini menjadi perhatian para kreator karena banyak YouTuber kemungkinan akan memainkan game tersebut dan membagikan gameplay melalui video maupun livestream.
YouTube kini menerapkan batas waktu tertentu untuk menentukan peluang sebuah video memperoleh iklan. Kebijakan tersebut membagi konten kekerasan grafis ke dalam beberapa kategori berdasarkan waktu kemunculannya dalam video.
YouTube Membatasi Iklan pada Adegan Kekerasan di Awal Video
YouTube tidak memberikan monetisasi iklan jika kreator menampilkan kekerasan grafis yang tidak disensor dalam tujuh detik pertama video. Platform tersebut memasukkan konten semacam itu ke dalam kategori tanpa iklan.
Selanjutnya, adegan kekerasan grafis yang muncul pada detik ke-8 hingga ke-15 masih dapat memperoleh iklan. Namun, YouTube membatasi jenis pengiklan yang dapat menayangkan iklan pada video tersebut.
Setelah melewati detik ke-15, kreator memiliki peluang mendapatkan monetisasi yang lebih luas. YouTube tetap mempertimbangkan konteks dan keseluruhan isi video sebelum menentukan kelayakan iklan.
YouTube Menentukan Jenis Kekerasan Grafis yang Masuk Pembatasan
YouTube memasukkan pembunuhan brutal, pemenggalan, mutilasi, serta cedera parah yang menonjolkan darah, cairan tubuh, atau organ sebagai kekerasan grafis.
Sebaliknya, YouTube memberikan perlakuan lebih fleksibel terhadap adegan pertarungan biasa, kekerasan ringan tanpa tampilan darah berlebihan, serta adegan yang sudah kreator sensor atau buramkan. Konten seperti itu masih memiliki peluang memperoleh monetisasi selama memenuhi ketentuan platform.
Meski begitu, YouTube tetap melarang beberapa jenis konten tanpa mempertimbangkan kapan adegan tersebut muncul. Kekerasan seksual, serangan berbasis kebencian, penyiksaan grafis, kekerasan terhadap anak, serta kekerasan terhadap orang nyata tetap masuk kategori terlarang.
YouTube juga melarang video game yang sengaja kreator gunakan untuk menghasilkan efek syok atau menampilkan kekejaman secara ekstrem. Misalnya, kreator tidak dapat sengaja mengumpulkan banyak NPC lalu membantai mereka secara massal hanya untuk mengejar sensasi.
YouTube Memeriksa Judul dan Thumbnail secara Terpisah
Selain isi video, YouTube turut menilai judul dan thumbnail secara terpisah. Karena itu, kreator tetap dapat menerima pembatasan iklan jika thumbnail menampilkan kekerasan atau unsur vulgar meskipun mereka sudah mengatur kemunculan adegan tersebut setelah batas waktu tertentu.
Aturan baru ini menjadi semakin relevan menjelang perilisan GTA VI. Para kreator kemungkinan akan membanjiri YouTube dengan gameplay, livestream, serta berbagai konten lain setelah game tersebut meluncur.
Dengan pembaruan tersebut, YouTube memberikan batas yang lebih jelas mengenai cara kreator menampilkan adegan kekerasan sambil tetap menjaga peluang monetisasi. Namun, kreator tetap perlu memperhatikan jenis adegan, konteks video, judul, dan thumbnail agar konten mereka tidak melanggar kebijakan platform.
