Krafton Kucurkan US$50 Juta per Tahun untuk Perkuat Pasar India

Krafton resmi mengumumkan investasi besar di India, siap menggelontorkan US$50 juta per tahun selama tiga hingga empat tahun ke depan. Langkah ini muncul menyusul larangan perjudian online berbasis uang asli yang diberlakukan pemerintah India, yang dianggap Krafton sebagai peluang emas untuk memperluas ekosistem gaming non-judi dan esports di negara tersebut.
Larangan Judi Online Buka Peluang Baru untuk Krafton
Managing Director Krafton India, Sean Hyunil Sohn, menegaskan bahwa regulasi baru memberikan kepastian hukum dan mendorong pertumbuhan industri game legal. Ia menyebut bahwa pelarangan judi online menciptakan ruang bersih bagi pengembang game dan esports, sekaligus memacu inovasi di sektor non-gambling. Sohn menambahkan, pemerintah India juga menunjukkan dukungan untuk esports, yang menjadi sinyal positif bagi ekspansi perusahaan.
Krafton Fokus pada Gaming, Fintech, dan Media Digital
Krafton menargetkan tiga sektor utama dalam investasinya: gaming dan esports, fintech, serta media digital. Sohn menekankan bahwa infrastruktur teknologi India kini lebih matang dibandingkan 2020, memungkinkan Krafton mempercepat skala bisnis, membangun ekosistem yang terhubung, dan memaksimalkan potensi BGMI. Selain itu, perusahaan berencana membuka peluang kolaborasi dengan studio lokal dan menambah developer untuk memperkuat produksi konten.
BGMI Jadi Pondasi Utama dan Potensi Liga Franchise
Battlegrounds Mobile India (BGMI) menjadi alasan utama investasi besar Krafton. Dengan lebih dari 200 juta pengguna, BGMI mendominasi pasar mobile gaming India dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan global Krafton yang mencapai US$7 miliar per tahun. Sohn menyebut kemungkinan peluncuran liga franchise BGMI, meski menegaskan bahwa model ini memerlukan perencanaan matang. Perusahaan juga berencana mengembangkan game lokal baru dan mendukung ekosistem esports yang lebih luas.
India Targetkan Dominasi Pasar Gaming Global
Investasi Krafton sejalan dengan ambisi pemerintah India untuk menjadikan negara ini sebagai penguasa pasar gaming global. Perdana Menteri Narendra Modi menekankan bahwa regulasi dan dukungan terhadap esports dapat menciptakan ekosistem yang kuat dan inovatif. Meski larangan judi online menimbulkan kritik karena hilangnya pendapatan pajak dan pekerjaan, Krafton melihat peluang pertumbuhan yang lebih jelas bagi game non-judi. Sohn menegaskan, Krafton akan terus berinvestasi tanpa memperlambat ekspansi, menjadikan India sebagai pusat pertumbuhan strategis bagi perusahaan dan dunia esports.
