Rumor Manufaktur Smartphone Berencana Menghidupkan Kembali Slot MicroSD

Kenaikan harga memori global mulai memunculkan dampak nyata di industri smartphone. Di tengah kondisi tersebut, muncul rumor yang menyebutkan bahwa sejumlah manufaktur smartphone mempertimbangkan langkah strategis untuk kembali menghadirkan slot MicroSD pada perangkat keluaran terbaru. Isu ini mencuat seiring melonjaknya harga DRAM dan penyimpanan internal yang semakin membebani biaya produksi sekaligus harga jual ke konsumen.
Rumor ini langsung menarik perhatian karena slot MicroSD sebelumnya menjadi fitur umum, sebelum perlahan menghilang dari banyak smartphone modern dalam beberapa tahun terakhir.
Manufaktur Smartphone Menimbang Slot MicroSD sebagai Solusi Tekanan Biaya
Informasi ini berasal dari unggahan akun Repeater 002 di platform Weibo. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa produsen smartphone ingin mengantisipasi lonjakan harga memori yang dinilai sudah berada di luar batas wajar. Dengan menghadirkan kembali slot MicroSD, produsen dapat menekan kebutuhan penggunaan memori internal berkapasitas besar yang biayanya semakin mahal.
Langkah ini juga dinilai mampu menjaga margin keuntungan produsen di tengah penurunan daya beli global. Banyak perusahaan teknologi saat ini menghadapi tekanan akibat meningkatnya kebutuhan RAM berskala besar untuk industri kecerdasan buatan, yang turut mengganggu pasokan memori untuk perangkat konsumen.
Produsen Smartphone Berusaha Menyesuaikan Kebutuhan Konsumen
Selain alasan biaya, rumor ini juga menyoroti perubahan strategi produsen dalam membaca kebutuhan pengguna. Tidak semua konsumen menginginkan smartphone dengan kapasitas penyimpanan besar. Sebagian pengguna justru memilih varian terendah untuk menekan harga, karena tambahan storage internal sering kali tidak memberikan manfaat signifikan bagi kebutuhan harian mereka.
Dengan slot MicroSD, pengguna tetap bisa menambah kapasitas penyimpanan secara fleksibel sesuai kebutuhan, tanpa harus membayar lebih mahal untuk varian memori internal yang lebih tinggi.
Manufaktur Smartphone Masih Membutuhkan Waktu untuk Realisasi
Meski terdengar masuk akal, rumor ini belum mengindikasikan waktu pasti implementasi. Produsen smartphone perlu melakukan penyesuaian desain, terutama pada slot SIM yang harus kembali mendukung fungsi pembaca kartu memori eksternal. Proses ini tentu memerlukan riset, pengujian, dan penyesuaian rantai produksi.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari manufaktur besar terkait rencana tersebut. Namun, jika rumor ini terwujud, kembalinya slot MicroSD berpotensi menjadi salah satu perubahan signifikan dalam desain smartphone generasi mendatang, terutama di segmen entry-level dan menengah.
